Mulawarman Pharmaceuticals Conference


Website seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Univeristas Mulawarman 2 kali setahun sejak tahun 2015.

Seminar dilaksanakan oleh Fakultas Farmasi Unmul atau dapat bekerjasama dengan Institusi atau Organisasi profesi.

Artikel publikasi hasil seminar dapat diakses pada website ini.

9th Mulawarman Pharmaceuticals Conferences

Dalam Seminar The 9th Mulawarman Pharmaceutical Conference ada Eenam Orang pembicara Yakni:

Dra. Rr, Maya Gustiana Andarini, Apt., M.SC. (Deputi Bidang Pengawas Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM Republik Indonesia)

Dr. dr. Ina Rosalina, Sp,A (K)., M,Kes., MH.Kes. (Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementrian Kesehatan Republik Indonesia) Yaitu

Prof. Dr. Edi Dharmana, M,Sc., PhD., Sp,Park. (Imunilog Peneliti Herbal Guru Besar Universitas Diponogoro – Semarang)

Ipang Djunarko, S.Si., M.Sc., Apt (Dosen Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma)

Irwan Hidayat (Direktur PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk)

Dr, H. Laode Rijai, M.Si. (Dekan Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman)

Masing-masing Pembicara Membawakan Tema yang Berbeda-beda akan Tetapi Masih dalam lingkup POTENSI PEMANFAATAN PRODUK FARMASI HERBAL UNTUK INDONESIA SEHAT DAN SEJAHTERA.

View Conference

8th Mulawarman Pharmaceuticals Conferences

Ilmu Farmasi mempelajari materi atau senyawa Kimia dan penggunaannya dalam sistem biologis untuk kesehatan. Fokus pembelajaran mulai (a) sains dan teknologi penemuan materi sebagai bahan baku (b) sains dan teknologi pembutan produk farmasi dari bahan baku tersebut (c) sains dan teknologi penggunaan produk farmasi tersebut untuk pelayanan kesehatan terhadap pasien serta pelayanan pelaksanaan distribusi produk farmasi kepada masyarakat (d) sains dan teknologi penjaminan mutu, keamanan, dan kehalalan farmasi; meliputi mutu, keamanan, kehalalan bahan dan produk farmasi, mutu dan keamanan pelaksanaan pelayanan farmasi untuk kesehatan dan pelaksanaan pelayanan distribusi produk farmasi pada masyarakat. Sumber bahan baku farmasi adalah bahan alami yaitu senyawa kimia yang terbentuk secara alami dalam hayati maupun non hayati dan senyawa kimia hasil sintetik atau senyawa kimia buatan manusia. Perkembangan farmasi terus terjadi sehingga biologis yang dimaksud adalah manusia dan hewan, sedangkan produk farmasi adalah obat, kosmetik, pangan fungsional, dan alat kesehatan. Karena itu obyek utama pembelajaran adalah pemahaman tentang produk farmasi dan sistem biologis manusia dan hewan sebagai obyek penggunaan produk farmasi.

Fakultas Farmasi UNMUL sejak tahun 2015 telah menetapkan adanya pertemuan Ilmiah Kefarmasian setiap semester dan nama pertemuan tersebut adalah Mulawarman Pharmaceuticals Conference disingkat MPC. Pertemuan ilmiah ini hingga ke-VIII masih berstatus pertemuan nasional dan akan diusahkan MPC-X bertaraf internasional. MPC-VIII akan segera diselenggarakan tanggal 20 - 21 November 2018. MPC-VIII ini menggusung Tema yaitu:

Potensi Bahan Alami Hayati Indonesia sebagai Bahan Baku Aromaterapi

Materi tersebut merupakan kompetensi kefarmasian yaitu penemuan bahan baku farmasi (sains dan teknologi bahan baku farmasi); pembuatan produk farmasi (sains dan teknologi produk farmasi), dan penggunaan produk farmasi untuk kesehatan dan estetik. Fakta menunjukan bahwa Indonesia dikenal sebagai penghasil sumber aromaterapi dari rempah-rempah, seperti kayu putih yang telah menjadi brending Indonesia.

View Conference

7th Mulawarman Pharmaceuticals Conferences

"PERKEMBANGAN TERKINI PELAYANAN KEFARMASIAN"

PENDAHULUAN

Pengertian mendasar Farmasi, suatu keilmuan dan pekerjaan tentang Produk yang digunakan dalam sistem biologis untuk mencapai derajat kesehatan sesuai kodrat pengguna. Mahluk hidup pengguna utama produk tersebut ialah manusia,sehingga terkait aspek sosial, karena manusia adalah mahluk sosial. Ilmu-ilmu Sosial dalam arti filosofi adalah ilmu ekonomi, hukum, dan budaya. Karena itu farmasi semakin meluas dalam lingkup keilmuan dan pekerjaan yang telah diperankan meskipun tetap pada orientasi kesehatan, tetapi terkait fungsi sosial, ekonomi, hukum dan budaya. Model keterkaitan terhadap keilmuan tersebut tergantung pemahaman para ahli kefarmasian, baik itu dalam keilmuan maupun dalam pekerjaan kefarmasian.

Fakultas Farmasi UNMUL telah menterjemahkan Kefarmasian adalah keilmuan dan pekerjaan terkait dengan Produk beserta penggunaannnya dalam sistem biologis untuk pencapaian derajat kesehatan sesuai kodrat pengguna. Kompetensi keilmuan farmasi terkait pengertian tersebut adalah (a) penemuan dan perbanyakan bahan baku farmasi dari bahan alami dan atau sintetik atau buatan manusia (b) pembuatan dan perbanyakan produk farmasi dalam bentuk sediaan dari bahan baku tersebut sebagai suatu pengelolaan stok (c) kompetensi penggunaan produk dalam sistem biologis dan sosiologis (distribusi produk) padamasyarakat (d) kompetensi penjaminan mutu dan keamanan produk farmasi serta penjaminan mutu dan keamanan tata laksana penggunaan produk farmasi yaitu pada sistem biologis dan sosiologis(distibusi produk) padamasyarakat.

Pencapaian derajat kesehatan yang paripurna disesuaikan dengan kondisi terkini biologis pengguna yaitu penggunaan produk tersebutuntuk tujuan kuratif atau pereventif atau promotif atau estetika (keindahan) bahkan untuk diagnosis sederhana. Fakultas Farmasi UNMUL sebagai Perguruan Tinggi Kefarmasian berkewajiban menyebarkan keilmuan farmasi dalam berbagai strategi seperti pembelajaran langsung peserta didik, melalui buku, publikasi ilmiahmelalui pertemuan atau majalah ilmiah. Karena itu sejak tahun 2015 Fakultas Farmasi UNMUL menetapkan kalender akademikPertemuan Ilmiah dengan nama Seminar Nasional Kefarmasian dan tahun 2016 diubah menjadi Mulawarman Pharmaceuticals Conferences yang disingkat dengan MPC.MPC tahun 2018 adalah yang ke-7 setelah November 2017 yang ke-6 bekerjasama dengan Himpunan Kimia Bahan Alam Indonesia. MPC-VIIakan diselenggarakan tanggal 12 – 13 Mei 2018 dengan fokus pada Kompetensi Penggunaan Produk Farmasi (PPF), khusus komponen kompetensi pelayanan langsung pada pasien. Terkait dengan fokus tersebut maka tema yang ditampilkan:

PERKEMBANGAN TERKINI PELAYANAN KEFARMASIAN

Tema tersebut relevan dengan peran apoteker yang dianggap telah meluas. Pelayanan Farmasi semula hanyaproduct oriented telahmenjadi bertambah dengan patient oriented.Hal ini sesuai keilmuan sehingga tidak tepat jika disebut dengan paradigma baru melainkan memang eksistensi pekerjaan kefarmasian sebenarnya. Keadaan ini menjadi tantangan apotekerkarena pendidikan yang pernah ditempuh belum sebaik tuntutan pekerjaan kefarmasian sekarang ini. Karena itu diperlukan selaluupdate keilmuan sesuai dengan perkembangan terkini. Regulasi pemerintah telah memberikan”jalan” untuk  fokus pada pelayanan kefarmasian pada pasien, misalnya swamedikasi dan pelayanan farmasi klinik di Rumah Sakit atau Institusi Kesehatan lainnya.

View Conference

Simposium Nasional Kimia Bahan Alam Indonesia XXV dan 6th Mulawarman Pharmaceuticals Conference

Latar Belakang

Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia, dimana salah satunya adalah keragaman dari jenis tumbuhan-tumbuhan yang ada. Tumbuhan secara kimiawi merupakan sumber senyawa bahan alam yang potensial untuk dikembangkan sebagai bahan pangan, kosmetika dan obat. Namun pemanfaatan sumber daya alam dengan kekayaan senyawa kimia tersebut belum dilakukan secara optimal untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan rakyat Indonesia pada masa kini dan masa yang akan datang.

Berkaitan dengan hal tersebut, Himpunan Kimia Bahan Alam Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman bermaksud mengadakan Simposium Nasional Kimia Bahan Alam XXV (SimNasKBA-2017). SimNasKBA 2017 kali ini bertepatan dengan penyelenggaraan 6TH Mulawarman Pharmaceuticals Conference (MPC). Pada pelaksanaan Simposium Nasional ini diharapkan akan dibahas perkembangan terkini dalam ilmu kimia bahan alam, pertukaran informasi dan memperkuat jalinan kerjasama penelitian. Adapun tema pada pertemuan ilmiah ini adalah :
“PERAN KIMIA BAHAN ALAM DALAM PENGGALIAN DAN PEMANFAATAN SUMBERDAYA ALAM INDONESIA UNTUK PRODUK FARMASI YANG MENYEHATKAN”

Tujuan dan Ruang Lingkup
Sehubungan dengan tema tersebut maka topik-topik utama dalam penyelenggaraan SimNasKBA-2017 akan mencakup :
1. Penemuan bahan farmasi dalam bentuk senyawa dari sumberdaya alami hayati dan non hayati dengan kajian khusus pada profil fisiko-kimia senyawa atau metode penemuan senyawa atau farmakologi senyawa alami secara in vitro dan in vivo (praklinik) atau in silico (komputasi), atau potensi kefarmasian senyawa alami untuk obat atau kosmetik atau pangan fungsional atau untuk diagnosis dalam bentuk kit analisis atau modifikasi struktur senyawa alami atau perbanyakan senyawa alami serta karya lainnya yang terkait dengan penemuan bahan farmasi dalam bentuk senyawa dari sumberdaya alam.
2. Penemuan bahan farmasi dalam bentuk ekstrak dengan kajian khusus pada metode/teknik penemuan ekstrak rendamen tinggi atau potensi kefarmasian ekstrak atau standarisasi mutu ekstrak atau metode perbanyakan sumber ekstrak atau metode pengubahan ukuran partikel ekstrak atau temuan senyawa marker berpotensi farmasi dalam ekstrak serta lainnya yang terkait dengan penemuan bahan farmasi (obat, kosmetik, pangan fungsional) dalam bentuk ekstrak
3. Penemuan sumberdaya alam sebagai sumber bahan farmasi dalam bentuk hayati dan non-hayati berdasarkan etnofarmaka

View Conference

5th Mulawarman Pharmaceuticals Conference

Publikasi artikel yang telah diseminarkan pada seminar ini dapat diakses pada website prosiding ini.

View Conference

4th Mulawarman Pharmaceuticals Conference

Publikasi artikel yang telah diseminarkan pada seminar ini dapat diakses pada website prosiding ini.

View Conference

Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia (TOI) Ke-50 Tahun 2016 dan 3rd Mulawarman Pharmaceuticals Conference

Publikasi artikel yang telah diseminarkan pada seminar ini dapat diakses pada website prosiding ini.

View Conference

2nd Mulawarman Pharmaceuticals Conference

Publikasi artikel yang telah diseminarkan pada seminar ini dapat diakses pada website prosiding ini.

View Conference

1st Mulawarman Pharmaceuticals Conference

Publikasi artikel yang telah diseminarkan pada seminar ini dapat diakses pada website prosiding ini.

View Conference