Browse Title Index


11th Mulawarman Pharmaceuticals Conferences

11th Mulawarman Pharmaceutical Conference

Samarinda, Auditorium Universitas Mulawarman

26 – 27 Februari 2020

Tema:  Menakar Strategi Efektif Pharmaceutical Research and Development Laboratory of Farmaka Tropis for Pharmaca DiscoveryFakultas FarmasiUniversitas Mulawarman Sebagai Pusat Penemuan dan Pengembangan Pharmaca (Obat, Kosmetik, Nutrasetikal, dan Alat Kesehatan Untuk Indonesia

Mulawarman Pharmaceutical Conference disingkat MPC, suatu pertemuan Ilmiah milik Fakultas Farmasi UNMUL yang dilaksanakan 2 (dua) kali setiap tahun yaitu Februari, Maret atau April serta Oktober atau November. Pertemuan Ilmiah tersebut menampilkan berbagai tema Kefarmasian. Aspek kajian meliputi penemuan produk farmasi dari sumberdaya alam dan sintetik, serta penggunaan produk farmasi tersebut untuk Kesehatan, Kebugaran (Estetik), Kecerdasan dan akhirnya untuk Kesejahteraan. Kajian sesuai kemanfaatan produk farmasi yaitu sebagai Obat, Kosmetik, Nutrasetikal, dan Alat Kesehatan.

Kata Farmasi dapat bermakna” Farmasi sebagai Ilmu Pengetahuan, Farmasi sebagai Produk, dan Farmasi sebagai Pekerjaan”. Karena itu ditemukan istilah atau sebutan  “Ilmu Kefarmasian, Produk Farmasi, dan Pekerjaan Kefarmasian”. Sehubungan dengan itu, Fakultas Farmasi UNMUL dalam menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Kefarmasian menetapkan Tiga Kelompok Laboratorium sebagai Sumber Belajar:

  1. Pharmaceutical Science and Technology Learning Laboratory, berperan sebagai tempat  pembelajaran sains dan teknologi farmasi dalam bentuk praktikum
  2. Pharmaceutical Research and Development Laboratory of FARMAKA TROPIS for Pharmaca Discovery, berperan sebagai tempat penelitian untuk penemuan berbagai karya kafarmasian; penemuan-penemuan keilmuan, teknologi, dan produk farmasi
  3. Pharmaceutical Practices Learning Laboratory, berperan sebagai tempat Praktek Latihan Kerja Kefarmasian sesuai jenis dan kualifikasi program studi kefarmasian yang diselenggarakan.

Pada tahun 2020 Fakultas Farmasi segera memiliki Gedung Laboratorium, khususnya untuk:

PHARMACEUTICAL RESEARCH AND DEVELOPMENT LABORATORY OF FARMAKA TROPIS FOR PHARMACA DISCOVERY

Pada Laboratorium tersebut terdapat:

  1. Laboratorium Penemuan Bahan Baku Farmasi yaitu bahan baku Obat, Kosmetik, Nutrasetikal, dan Alat Kesehatan dari Sumberdaya Alam dan Sintetik (Chemical Catalyst dan Bio-Catalyst)
  2. Laboratorium Penemuan Produk Farmasi dalam bentuk sediaan Obat, Kosmetik, Nutrasetikal, dan Alat Kesehatan
  3. Laboratorium Penggunaan Produk Farmasi untuk tujuan Kuratif, Preventif, Promotif, Estetik sehat dan Menyehatkan, dan Kecerdasan
  4. Laboratorium Penjaminan Mutu dan Keamanan Farmasi, yaitu Mutu dan Keamanan Bahan Baku dan Produk Farmasi; Mutu dan Keamanan Penggunaan Produk Farmasi dalam Pelayanan Kesehatan, Estetik, dan Kecerdasan serta Mutu dan Keamanan Perdagangan atau Distribusi Farmasi secara Institusi Pelayanan Kesehatan, Lokal, Regional, dan Internasional
  5. Laboratorium Pengkajian Hasil Karya Kefarmasian untuk tujuan Publikasi, Perolehan Hak Kekayaan Intelektual, dan atau untuk Produksi
  6. Laboratorium Uji Coba Produksi Bahan Baku dan atau Produk Farmasi
  7. Laboratorium Farmasi Bisnis

Karena itu tema MPC-XI terkait dengan strategi yang akan dilakukan Laboratorium tersebut untuk menjadi Pusat Penemuan Pharmaca yaitu Obat, Kosmetik, Nutrasetikal, dan Alat Kesehatan untuk Indonesia.

MPC-XI memberikan kesempatan kepada para peneliti, praktisi, mahasiswa dan lainnya untuk menjadi peserta biasa, peserta sebagai pemakalah oral atau poster. Materi untuk makalah terkait dengan:

  1. Pengelolaan Laboratorium Riset
  2. Pengelolaan Pusat Studi terkait Produk Farmasi (obat, kosmetik, nutrasetikal, alat kesehatan, dan Gizi)
  3. Hasil penelitian tentang Obat, Kosmetik, Nutrasetikal, Alat Kesehatan, terkait keilmuan, teknologi, produksi, dan lainnya untuk bahan baku dalam bentuk senyawa, ekstrak, simplisia, serta terkait penggunaannya dalam bentuk pelayanan
  4. Hasil penelitian lainnya yang relevan

  • 11th Mulawarman Pharmaceuticals Conferences

10th Mulawarman Pharmaceutical Conference dan Konferensi Nasional Minyak Atsiri 2019

10th Mulawarman Pharmaceutical Conference dan Konferensi Nasional Minyak Atsiri 2019

Pemateri:

  1. Ir. Mintarjo, M.M.A (Ditjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL), Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan republik Indonesia.
  2. Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementrian energi dan Sumber daya Mineral
  3. Dr. Irdika Mansur, M.For. Sc. (Direktur Seameo Biotrop)
  4. Prof. Dr. Subagus Wahyuono, Apt. (Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada)
  5. Prof. Dr. Abubakar Muhammad Lahjie, M. Agr (Guru Besar Fakultas Kehutanan UNMUL)
  6. Dr. Ir. Endro Siswoko, MM. IPU (Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia APHI)
  7. Hifzil Kimi, S. Hut. (Pt. Berau Coal)
  8. Agung Prasetyo, SP., MM. (PT Perkebunan Nusantara IX Semarang).
  9. Ismail Bambang Nugroho, SP (PT. Arutmin Indonesia Tambang Kintap).


  • Mulawarman Pharmaceutical Conference X dan Konferensi Nasional Minyak Atsiri 2019

    RUNDOWN ACARA

    MULAWARMAN PHARMACEUTICAL CONFERENCE X DAN KONFERENSI NASIONAL MINYAK ATSIRI 2019

    16-17 OKTOBER 2019

    ASTON SAMARINDA HOTEL CONVENTION CENTER

    NO

    WAKTU

    KEGIATAN

    PIC

    PELAKSANA

     

    Selasa, 15 Oktober 2019

    1

    10.00-17.00

    Registrasi ulang

    Panitia

    Lt. 17 Hotel Aston

     

    2

    18.00-21.00

    Welcome dinner

    Panitia

    Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim

     

    Pembukaan dan Sambutan

    Gubernur Prov Kaltim

     

    Sambutan Ketua Panitia

    Dr.Hadi Kuncoro, M.Farm., Apt

     

    Hiburan

    Panitia

     

    Rabu, 16 Oktober 2019 Grand Br Lt 17 Hotel Aston

    3

    07.00-08.00

    Registrasi ulang

    Panitia

     

    4

    08.00-08.45

    Pembukaan oleh MC

    Nabila Nayif/Arianto Mulyadi

     

    Tarian Penyambut Tamu

    Tim Univ Mulawarman

     

    Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an

    Tim Univ Mulawarman

     

    Lagu Indonesia Raya

    Tim Univ Mulawarman

     

    Sambutan Dekan Fakultas Farmasi Univ. Mulawarman

    Dr. H. Laode Rijai, M.Si

     

    Sambutan Ketua Umum DAI

    Robby J.Gunawan

     

    5

    09.30-09.45

    Coffee break

    Panitia

     

    6

    9.45-10.15

    Keynote speech

     

    Strategi Tanam Gaharu yang Potensial Sebagai Sumber Minyak Atsiri

    Prof. Dr. Ir. Abubakar Muhammad Lahjie, M.Agr

     

    Perkembangan Pemanfaatan Tanaman Atsiri untuk Reklamasi Lahan Pasca Tambang di Indonesia

    Dr. Irdika Mansur, M. For., SC

     

    7

    10.15-12.15

    PLENO 1

    Moderator: Dr. Molide Rizal

     

    Sebaran Lahan Pasca Tambang

    Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara, Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral

     

    Potensi Rehabilitasi, Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung dengan Tumbuhan Atsiri

    Ir. Mintarjo, M.M.A

    Ditjen Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

     

    Pengembangan Hutan Tanaman Industri Atsiri

    Dr. Ir. Endro Siswoko, MM.IPU

    Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI)

    9th Mulawarman Pharmaceuticals Conferences

    Dalam Seminar The 9th Mulawarman Pharmaceutical Conference ada Eenam Orang pembicara Yakni:

    Dra. Rr, Maya Gustiana Andarini, Apt., M.SC. (Deputi Bidang Pengawas Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM Republik Indonesia)

    Dr. dr. Ina Rosalina, Sp,A (K)., M,Kes., MH.Kes. (Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementrian Kesehatan Republik Indonesia) Yaitu

    Prof. Dr. Edi Dharmana, M,Sc., PhD., Sp,Park. (Imunilog Peneliti Herbal Guru Besar Universitas Diponogoro – Semarang)

    Ipang Djunarko, S.Si., M.Sc., Apt (Dosen Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma)

    Irwan Hidayat (Direktur PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk)

    Dr, H. Laode Rijai, M.Si. (Dekan Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman)

    Masing-masing Pembicara Membawakan Tema yang Berbeda-beda akan Tetapi Masih dalam lingkup POTENSI PEMANFAATAN PRODUK FARMASI HERBAL UNTUK INDONESIA SEHAT DAN SEJAHTERA.

    • 9th-Mulawarman Pharmaceuticals Conferences

      Dalam Seminar The 9th Mulawarman Pharmaceutical Conference ada Eenam Orang pembicara Yakni:

      Dra. Rr, Maya Gustiana Andarini, Apt., M.SC. (Deputi Bidang Pengawas Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM Republik Indonesia)

      Dr. dr. Ina Rosalina, Sp,A (K)., M,Kes., MH.Kes. (Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementrian Kesehatan Republik Indonesia) Yaitu

      Prof. Dr. Edi Dharmana, M,Sc., PhD., Sp,Park. (Imunilog Peneliti Herbal Guru Besar Universitas Diponogoro – Semarang)

      Ipang Djunarko, S.Si., M.Sc., Apt (Dosen Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma)

      Irwan Hidayat (Direktur PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk)

      Dr, H. Laode Rijai, M.Si. (Dekan Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman)

      Masing-masing Pembicara Membawakan Tema yang Berbeda-beda akan Tetapi Masih dalam lingkup POTENSI PEMANFAATAN PRODUK FARMASI HERBAL UNTUK INDONESIA SEHAT DAN SEJAHTERA.

    8th Mulawarman Pharmaceuticals Conferences

    Ilmu Farmasi mempelajari materi atau senyawa Kimia dan penggunaannya dalam sistem biologis untuk kesehatan. Fokus pembelajaran mulai (a) sains dan teknologi penemuan materi sebagai bahan baku (b) sains dan teknologi pembutan produk farmasi dari bahan baku tersebut (c) sains dan teknologi penggunaan produk farmasi tersebut untuk pelayanan kesehatan terhadap pasien serta pelayanan pelaksanaan distribusi produk farmasi kepada masyarakat (d) sains dan teknologi penjaminan mutu, keamanan, dan kehalalan farmasi; meliputi mutu, keamanan, kehalalan bahan dan produk farmasi, mutu dan keamanan pelaksanaan pelayanan farmasi untuk kesehatan dan pelaksanaan pelayanan distribusi produk farmasi pada masyarakat. Sumber bahan baku farmasi adalah bahan alami yaitu senyawa kimia yang terbentuk secara alami dalam hayati maupun non hayati dan senyawa kimia hasil sintetik atau senyawa kimia buatan manusia. Perkembangan farmasi terus terjadi sehingga biologis yang dimaksud adalah manusia dan hewan, sedangkan produk farmasi adalah obat, kosmetik, pangan fungsional, dan alat kesehatan. Karena itu obyek utama pembelajaran adalah pemahaman tentang produk farmasi dan sistem biologis manusia dan hewan sebagai obyek penggunaan produk farmasi.

    Fakultas Farmasi UNMUL sejak tahun 2015 telah menetapkan adanya pertemuan Ilmiah Kefarmasian setiap semester dan nama pertemuan tersebut adalah Mulawarman Pharmaceuticals Conference disingkat MPC. Pertemuan ilmiah ini hingga ke-VIII masih berstatus pertemuan nasional dan akan diusahkan MPC-X bertaraf internasional. MPC-VIII akan segera diselenggarakan tanggal 20 - 21 November 2018. MPC-VIII ini menggusung Tema yaitu:

    Potensi Bahan Alami Hayati Indonesia sebagai Bahan Baku Aromaterapi

    Materi tersebut merupakan kompetensi kefarmasian yaitu penemuan bahan baku farmasi (sains dan teknologi bahan baku farmasi); pembuatan produk farmasi (sains dan teknologi produk farmasi), dan penggunaan produk farmasi untuk kesehatan dan estetik. Fakta menunjukan bahwa Indonesia dikenal sebagai penghasil sumber aromaterapi dari rempah-rempah, seperti kayu putih yang telah menjadi brending Indonesia.

    • 8th Mulawarman Pharmaceuticals Conferences

      November 20, 2018 – November 21, 2018

       

      Ilmu Farmasi mempelajari materi atau senyawa Kimia dan penggunaannya dalam sistem biologis untuk kesehatan. Fokus pembelajaran mulai (a) sains dan teknologi penemuan materi sebagai bahan baku (b) sains dan teknologi pembutan produk farmasi dari bahan baku tersebut (c) sains dan teknologi penggunaan produk farmasi tersebut untuk pelayanan kesehatan terhadap pasien serta pelayanan pelaksanaan distribusi produk farmasi kepada masyarakat (d) sains dan teknologi penjaminan mutu, keamanan, dan kehalalan farmasi; meliputi mutu, keamanan, kehalalan bahan dan produk farmasi, mutu dan keamanan pelaksanaan pelayanan farmasi untuk kesehatan dan pelaksanaan pelayanan distribusi produk farmasi pada masyarakat. Sumber bahan baku farmasi adalah bahan alami yaitu senyawa kimia yang terbentuk secara alami dalam hayati maupun non hayati dan senyawa kimia hasil sintetik atau senyawa kimia buatan manusia. Perkembangan farmasi terus terjadi sehingga biologis yang dimaksud adalah manusia dan hewan, sedangkan produk farmasi adalah obat, kosmetik, pangan fungsional, dan alat kesehatan. Karena itu obyek utama pembelajaran adalah pemahaman tentang produk farmasi dan sistem biologis manusia dan hewan sebagai obyek penggunaan produk farmasi.

      Fakultas Farmasi UNMUL sejak tahun 2015 telah menetapkan adanya pertemuan Ilmiah Kefarmasian setiap semester dan nama pertemuan tersebut adalah Mulawarman Pharmaceuticals Conference disingkat MPC. Pertemuan ilmiah ini hingga ke-VIII masih berstatus pertemuan nasional dan akan diusahkan MPC-X bertaraf internasional. Pertemuan ilmiah ini hingga ke-VIII masih berstatus pertemuan nasional dan akan diusahkan MPC-X bertaraf internasional. MPC-VIII akan segera diselenggarakan tanggal 20 - 21 November 2018. MPC-VIII ini menggusung Tema yaitu:

      POTENSI BAHAN ALAMI HAYATI INDONESIA SEBAGAI BAHAN BAKU AROMATERAPI

      Tema tersebut merupakan kompetensi kefarmasian yaitu penemuan bahan baku farmasi (sains dan teknologi bahan baku farmasi); pembuatan produk farmasi (sains dan teknologi produk farmasi), dan penggunaan produk farmasi untuk kesehatan dan estetik. Fakta menunjukan bahwa Indonesia dikenal sebagai penghasil sumber aromaterapi dari rempah-rempah, seperti kayu putih yang telah menjadi brending Indonesia.

      Tiga Pembicara undangan yang relevan dengan tema tersebut yaitu:

      Prof. Dr. Nunuk Hariani S, MS

      Guru Besar Kimia Bahan Alam, UNHAS

      KARAKTERISTIK SENYAWA DAN SUMBER BAHAN BAKU AROMATERAPI

       

      Prof. Dr. Mangestuti Agil, Apt.

      (Guru Besar Ilmu Farmasi, UNAIR)

      AROMATERAPI ITU, “OBAT” ATAU KOSMETIK???

       

      Midha Aromatica

      Praktisi Industri Aromaterapi, Jakarta

      PROFIL DAN PROSPEK INDUSTRI AROMATERAPI DI INDONESIA

       

      JADWAL PELAKSANAAN

      Registrasi online

      01 Oktober –  10 November 2018

      Deadline pengumpulan naskah

      10 November 2018

      Pengumuman naskah yang diterima

      15 November 2018

      Pelaksanaan seminar

      20-21 November 2018

      Pengumuman naskah terpilih di JTPC/JSK/Prosiding online

      30 November 2018


      CARA PENDAFTARAN

      Mendaftar secara online sesuai formulir pada website:  www.seminar.farmasi.unmul.ac.id atau https://goo.gl/forms/shveSWXC2qrG801g1 (Untuk pendaftaran melalui google form, abstrak dapat dikirim via email ke 8thmpcfamul@gmail.com )

      Untuk yang belum punya username pada website www.seminar.farmasi.unmul.ac.id, dapat membuat user baru terlebih dahulu.

       

      SYARAT MAKALAH ORAL DAN POSTER

      1. Diutamakan terkait Aromaterapi
      2. Keilmuan terkait kompetensi bahan baku farmasi, produk farmasi, penggunaan produk farmasi, penjaminan mutu dan keamanan farmasi, dapat dipertimbangkan
      3. Makalah akan diseleksi

      BAHASA DAN PENULISAN MAKALAH

      1. Bahasa Inggeris atau Bahasa Indonesia
      2. Makalah poster, ukuran A1
      3. Format makalah yang lazim

      Seleksi makalah yang akan dipublikasikan:

      1. Kualitas pertama dipublikasikan pada “Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry (JTPC), terindeks Sinta S-4,  bertaraf Internasional terindeks DOAJ, Google schoolar, dan Copernicus
      2. Kualitas kedua dipublikasikan pada Jurnal Sains dan Kesehatan (JSK) terindeks Sinta S-4
      3. Kualitas ketiga pada Prosiding Online
      4. Kedua Majalah Ilmiah tersebut dikelola oleh Unit Pengkajian Karya dan Pertemuan Ilmiah Fakultas Farmasi UNMUL dengan Pengelola: Dr. Hadi Kuncoro, M. Farm., Apt dan Dr. Rolan Rusli, M. Si
      5. Salah satu kriteria artikel kualitas pertama ditulis dalam Bahasa Inggeris

       

      Kategori

      On site

      Mahasiswa dan dosen FF-UNMUL

      Gratis

      Mahasiswa Luar FF-UNMUL (S1/S2/S3)

      150.000

      Dosen Luar FF-UNMUL

      300.000

      Pemakalah umum

      350.000

      Apoteker dan umum

      350.000

      8 SKP* (maksimal 350 peserta)

      Biaya pendaftaran meliputi seminar kit, snack, makan siang, dan sertifikat

      Biaya registrasi seminar dilakukan pada saat registrasi pada hari H melalui Bendahara atau tempat registrasi yang disediakan Panitia.

       

      SEKRETARIAT:

      Gedung Administrasi Fakultas Farmasi

      Universitas Mulawarman

      Jalan Penajam, Kampus Unmul Gunung Kelua, Kota Samarinda; Kalimantan Timur

      Telp dan Fax +62-541-739491

      E-mail: seminar@farmasi.unmul.ac.id;

      Narahubung (CP) Panitia :

      Dr. Islamudin Ahmad, M. Si., Apt. ( 081342205060 )

      Yuspian Nur, M.Si. ( 085246926146)

       

       

    7th Mulawarman Pharmaceuticals Conferences

    "PERKEMBANGAN TERKINI PELAYANAN KEFARMASIAN"

    PENDAHULUAN

    Pengertian mendasar Farmasi, suatu keilmuan dan pekerjaan tentang Produk yang digunakan dalam sistem biologis untuk mencapai derajat kesehatan sesuai kodrat pengguna. Mahluk hidup pengguna utama produk tersebut ialah manusia,sehingga terkait aspek sosial, karena manusia adalah mahluk sosial. Ilmu-ilmu Sosial dalam arti filosofi adalah ilmu ekonomi, hukum, dan budaya. Karena itu farmasi semakin meluas dalam lingkup keilmuan dan pekerjaan yang telah diperankan meskipun tetap pada orientasi kesehatan, tetapi terkait fungsi sosial, ekonomi, hukum dan budaya. Model keterkaitan terhadap keilmuan tersebut tergantung pemahaman para ahli kefarmasian, baik itu dalam keilmuan maupun dalam pekerjaan kefarmasian.

    Fakultas Farmasi UNMUL telah menterjemahkan Kefarmasian adalah keilmuan dan pekerjaan terkait dengan Produk beserta penggunaannnya dalam sistem biologis untuk pencapaian derajat kesehatan sesuai kodrat pengguna. Kompetensi keilmuan farmasi terkait pengertian tersebut adalah (a) penemuan dan perbanyakan bahan baku farmasi dari bahan alami dan atau sintetik atau buatan manusia (b) pembuatan dan perbanyakan produk farmasi dalam bentuk sediaan dari bahan baku tersebut sebagai suatu pengelolaan stok (c) kompetensi penggunaan produk dalam sistem biologis dan sosiologis (distribusi produk) padamasyarakat (d) kompetensi penjaminan mutu dan keamanan produk farmasi serta penjaminan mutu dan keamanan tata laksana penggunaan produk farmasi yaitu pada sistem biologis dan sosiologis(distibusi produk) padamasyarakat.

    Pencapaian derajat kesehatan yang paripurna disesuaikan dengan kondisi terkini biologis pengguna yaitu penggunaan produk tersebutuntuk tujuan kuratif atau pereventif atau promotif atau estetika (keindahan) bahkan untuk diagnosis sederhana. Fakultas Farmasi UNMUL sebagai Perguruan Tinggi Kefarmasian berkewajiban menyebarkan keilmuan farmasi dalam berbagai strategi seperti pembelajaran langsung peserta didik, melalui buku, publikasi ilmiahmelalui pertemuan atau majalah ilmiah. Karena itu sejak tahun 2015 Fakultas Farmasi UNMUL menetapkan kalender akademikPertemuan Ilmiah dengan nama Seminar Nasional Kefarmasian dan tahun 2016 diubah menjadi Mulawarman Pharmaceuticals Conferences yang disingkat dengan MPC.MPC tahun 2018 adalah yang ke-7 setelah November 2017 yang ke-6 bekerjasama dengan Himpunan Kimia Bahan Alam Indonesia. MPC-VIIakan diselenggarakan tanggal 12 – 13 Mei 2018 dengan fokus pada Kompetensi Penggunaan Produk Farmasi (PPF), khusus komponen kompetensi pelayanan langsung pada pasien. Terkait dengan fokus tersebut maka tema yang ditampilkan:

    PERKEMBANGAN TERKINI PELAYANAN KEFARMASIAN

    Tema tersebut relevan dengan peran apoteker yang dianggap telah meluas. Pelayanan Farmasi semula hanyaproduct oriented telahmenjadi bertambah dengan patient oriented.Hal ini sesuai keilmuan sehingga tidak tepat jika disebut dengan paradigma baru melainkan memang eksistensi pekerjaan kefarmasian sebenarnya. Keadaan ini menjadi tantangan apotekerkarena pendidikan yang pernah ditempuh belum sebaik tuntutan pekerjaan kefarmasian sekarang ini. Karena itu diperlukan selaluupdate keilmuan sesuai dengan perkembangan terkini. Regulasi pemerintah telah memberikan”jalan” untuk  fokus pada pelayanan kefarmasian pada pasien, misalnya swamedikasi dan pelayanan farmasi klinik di Rumah Sakit atau Institusi Kesehatan lainnya.

    • 7th Mulawarman Pharmaceuticals Conference

      May 12, 2018 – May 13, 2018

      Pendaftaran Peserta Seminar Telah ditutup (pendaftaran berakhir tanggal 1 Mei 2018)

       

      "PERKEMBANGAN TERKINI PELAYANAN KEFARMASIAN"

      PENDAHULUAN

      Pengertian mendasar Farmasi, suatu keilmuan dan pekerjaan tentang Produk yang digunakan dalam sistem biologis untuk mencapai derajat kesehatan sesuai kodrat pengguna. Mahluk hidup pengguna utama produk tersebut ialah manusia,sehingga terkait aspek sosial, karena manusia adalah mahluk sosial. Ilmu-ilmu Sosial dalam arti filosofi adalah ilmu ekonomi, hukum, dan budaya. Karena itu farmasi semakin meluas dalam lingkup keilmuan dan pekerjaan yang telah diperankan meskipun tetap pada orientasi kesehatan, tetapi terkait fungsi sosial, ekonomi, hukum dan budaya. Model keterkaitan terhadap keilmuan tersebut tergantung pemahaman para ahli kefarmasian, baik itu dalam keilmuan maupun dalam pekerjaan kefarmasian.

      Fakultas Farmasi UNMUL telah menterjemahkan Kefarmasian adalah keilmuan dan pekerjaan terkait dengan Produk beserta penggunaannnya dalam sistem biologis untuk pencapaian derajat kesehatan sesuai kodrat pengguna. Kompetensi keilmuan farmasi terkait pengertian tersebut adalah (a) penemuan dan perbanyakan bahan baku farmasi dari bahan alami dan atau sintetik atau buatan manusia (b) pembuatan dan perbanyakan produk farmasi dalam bentuk sediaan dari bahan baku tersebut sebagai suatu pengelolaan stok (c) kompetensi penggunaan produk dalam sistem biologis dan sosiologis (distribusi produk) padamasyarakat (d) kompetensi penjaminan mutu dan keamanan produk farmasi serta penjaminan mutu dan keamanan tata laksana penggunaan produk farmasi yaitu pada sistem biologis dan sosiologis(distibusi produk) padamasyarakat.

      Pencapaian derajat kesehatan yang paripurna disesuaikan dengan kondisi terkini biologis pengguna yaitu penggunaan produk tersebutuntuk tujuan kuratif atau pereventif atau promotif atau estetika (keindahan) bahkan untuk diagnosis sederhana. Fakultas Farmasi UNMUL sebagai Perguruan Tinggi Kefarmasian berkewajiban menyebarkan keilmuan farmasi dalam berbagai strategi seperti pembelajaran langsung peserta didik, melalui buku, publikasi ilmiahmelalui pertemuan atau majalah ilmiah. Karena itu sejak tahun 2015 Fakultas Farmasi UNMUL menetapkan kalender akademikPertemuan Ilmiah dengan nama Seminar Nasional Kefarmasian dan tahun 2016 diubah menjadi Mulawarman Pharmaceuticals Conferences yang disingkat dengan MPC.MPC tahun 2018 adalah yang ke-7 setelah November 2017 yang ke-6 bekerjasama dengan Himpunan Kimia Bahan Alam Indonesia. MPC-VIIakan diselenggarakan tanggal 12 – 13 Mei 2018 dengan fokus pada Kompetensi Penggunaan Produk Farmasi (PPF), khusus komponen kompetensi pelayanan langsung pada pasien. Terkait dengan fokus tersebut maka tema yang ditampilkan:

      PERKEMBANGAN TERKINI PELAYANAN KEFARMASIAN

      Tema tersebut relevan dengan peran apoteker yang dianggap telah meluas. Pelayanan Farmasi semula hanyaproduct oriented telahmenjadi bertambah dengan patient oriented.Hal ini sesuai keilmuan sehingga tidak tepat jika disebut dengan paradigma baru melainkan memang eksistensi pekerjaan kefarmasian sebenarnya. Keadaan ini menjadi tantangan apotekerkarena pendidikan yang pernah ditempuh belum sebaik tuntutan pekerjaan kefarmasian sekarang ini. Karena itu diperlukan selaluupdate keilmuan sesuai dengan perkembangan terkini. Regulasi pemerintah telah memberikan”jalan” untuk  fokus pada pelayanan kefarmasian pada pasien, misalnya swamedikasi dan pelayanan farmasi klinik di Rumah Sakit atau Institusi Kesehatan lainnya. Dengan demikian Materi dan Narasumber Utama 7th MPC yang dianggap sesuai adalah:

       

       

      Off-label Drug dan Therapeutic Drug Monitoring (TDM) untuk Pelayanan Kefarmasian Terkini”

      Dr. Budi Suprapti, M.Si., Apt (Ketua Departemen Farmasi Klinik Fakultas Farmasi Universitas Airlangga dan Kepala Instalasi Farmasi

      Rumah Sakit Umum Akademik (RSUA) Universitas Airlangga, Surabaya


      Asuhan Kefarmasian Dalam  Pelayanan Farmasi Terkini

      Drs. Didik Hasmono, MS, Apt Dosen Fakultas Farmasi Universitas Airlangga


      Penggunaan Produk Farmasi dari Bahan Alami untuk Preventif-Promotif

      Prof. Dr. Soeprapto Ma’at, MS., Apt(Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga)


      Pengadaan Bahan, Penentuan Dosis, dan Monitoring Efek Obat Herbal di Klinik Hortus Medicus

      dr. Ulfatun Nisa, Dokter praktisi di Klinik Hortus Medicus,Klinik Herbal, BP2T2OOT Kemenkes RI Tawangmangu, Jawa Tengah

       

       

      PANITIA PELAKSANA

      Penanggung Jawab: Dekan Fakultas Farmasi

      Ketua                 : Dr. Niken Indriyanti, M. Si., Apt.

      Sekretaris           : Hajrah, M. Si., Apt.

      Bendhara            : La Saudi, SE

       

      SEKRETARIAT:

      Gedung Administrasi Fakultas Farmasi

      Universitas Mulawarman

      Jalan Penajam, Kampus Unmul Gunung Kelua, Kota Samarinda; Kalimantan Timur

      Telp dan Fax +62-541-739491

      E-mail: seminar@farmasi.unmul.ac.id;7thmpc@gmail.com

      SYARAT MAKALAH ORAL DAN POSTER

      1. Diutamakan terkait penggunaan produk farmasi (obat, kosmetik, pangan fungsional)
      2. Keilmuan terkait kompetensi bahan baku farmasi, produk farmasi, penggunaan produk farmasi, penjaminan mutu dan keamanan farmasi, dapat dipertimbangkan
      3. Makalah akan diseleksi

       

      BAHASA DAN PENULISAN MAKALAH

      1. Bahasa Inggris atau Bahasa Indonesia
      2. Makalah poster, ukuran A1
      3. Format makalah yang lazim

       

      JADWAL PELAKSANAAN

      Registrasi online

      01 Maret - 01 Mei 2018

      Deadline pengumpulan naskah

      01 Mei 2018

      Pengumuman naskah yang diterima

      06 Mei 2018

      Pelaksanaan seminar

      12-13 Mei 2018

      Pengumuman naskah terpilih di JTPC/JSK/

      Prosiding online

      20 Mei 2018

      CARA PENDAFTARAN

      Mendaftar secara online sesuai formulir pada website: www.seminar.farmasi.unmul.ac.id

      Petunjuk pendaftaran dapat dilihat disini

       

      Seleksi makalah yang akan dipublikasikan:

      1. Kualitas pertama dipublikasikan pada Majalah Ilmiah : Journal of Tropical Pharmacy and Chemistry (JTPC), terindeks Sinta S-4,  bertaraf Internasional terindeks DOAJ
      2. Kualitas kedua dipublikasikan pada Jurnal Sains dan Kesehatan (JSK) yang terindex Crossref
      3. Kualitas ketiga dipublikasikan pada Prosiding Online ber-issn.
      4. Kedua Majalah Ilmiah tersebut dikelola oleh Unit Pengkajian Karya dan Pertemuan Ilmiah Fakultas Farmasi UNMUL
      5. Salah satu kriteria artikel kualitas pertama ditulis dalam Bahasa Inggris

       

      Petunjuk Penulisan Makalah (Artikel) dapat dilihat disini

       

      Pendaftaran Peserta Seminar Telah ditutup (pendaftaran berakhir tanggal 1 Mei 2018)

    Simposium Nasional Kimia Bahan Alam Indonesia XXV dan 6th Mulawarman Pharmaceuticals Conference

    Latar Belakang

    Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia, dimana salah satunya adalah keragaman dari jenis tumbuhan-tumbuhan yang ada. Tumbuhan secara kimiawi merupakan sumber senyawa bahan alam yang potensial untuk dikembangkan sebagai bahan pangan, kosmetika dan obat. Namun pemanfaatan sumber daya alam dengan kekayaan senyawa kimia tersebut belum dilakukan secara optimal untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan rakyat Indonesia pada masa kini dan masa yang akan datang.

    Berkaitan dengan hal tersebut, Himpunan Kimia Bahan Alam Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman bermaksud mengadakan Simposium Nasional Kimia Bahan Alam XXV (SimNasKBA-2017). SimNasKBA 2017 kali ini bertepatan dengan penyelenggaraan 6TH Mulawarman Pharmaceuticals Conference (MPC). Pada pelaksanaan Simposium Nasional ini diharapkan akan dibahas perkembangan terkini dalam ilmu kimia bahan alam, pertukaran informasi dan memperkuat jalinan kerjasama penelitian. Adapun tema pada pertemuan ilmiah ini adalah :
    “PERAN KIMIA BAHAN ALAM DALAM PENGGALIAN DAN PEMANFAATAN SUMBERDAYA ALAM INDONESIA UNTUK PRODUK FARMASI YANG MENYEHATKAN”

    Tujuan dan Ruang Lingkup
    Sehubungan dengan tema tersebut maka topik-topik utama dalam penyelenggaraan SimNasKBA-2017 akan mencakup :
    1. Penemuan bahan farmasi dalam bentuk senyawa dari sumberdaya alami hayati dan non hayati dengan kajian khusus pada profil fisiko-kimia senyawa atau metode penemuan senyawa atau farmakologi senyawa alami secara in vitro dan in vivo (praklinik) atau in silico (komputasi), atau potensi kefarmasian senyawa alami untuk obat atau kosmetik atau pangan fungsional atau untuk diagnosis dalam bentuk kit analisis atau modifikasi struktur senyawa alami atau perbanyakan senyawa alami serta karya lainnya yang terkait dengan penemuan bahan farmasi dalam bentuk senyawa dari sumberdaya alam.
    2. Penemuan bahan farmasi dalam bentuk ekstrak dengan kajian khusus pada metode/teknik penemuan ekstrak rendamen tinggi atau potensi kefarmasian ekstrak atau standarisasi mutu ekstrak atau metode perbanyakan sumber ekstrak atau metode pengubahan ukuran partikel ekstrak atau temuan senyawa marker berpotensi farmasi dalam ekstrak serta lainnya yang terkait dengan penemuan bahan farmasi (obat, kosmetik, pangan fungsional) dalam bentuk ekstrak
    3. Penemuan sumberdaya alam sebagai sumber bahan farmasi dalam bentuk hayati dan non-hayati berdasarkan etnofarmaka

    • Simposium Nasional Kimia Bahan Alam Indonesia XXV dan 6th Mulawarman Pharmaceuticals Conference

      November 6, 2017 – November 8, 2017

    5th Mulawarman Pharmaceuticals Conference

    Publikasi artikel yang telah diseminarkan pada seminar ini dapat diakses pada website prosiding ini.

    • 5th Mulawarman Pharmaceuticals Conference

    4th Mulawarman Pharmaceuticals Conference

    Publikasi artikel yang telah diseminarkan pada seminar ini dapat diakses pada website prosiding ini.

    • 4th Mulawarman Pharmaceuticals Conference

    Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia (TOI) Ke-50 Tahun 2016 dan 3rd Mulawarman Pharmaceuticals Conference

    Publikasi artikel yang telah diseminarkan pada seminar ini dapat diakses pada website prosiding ini.

    • Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia (TOI) Ke-50 Tahun 2016 dan 3rd Mulawarman Pharmaceuticals Conference

    2nd Mulawarman Pharmaceuticals Conference

    Publikasi artikel yang telah diseminarkan pada seminar ini dapat diakses pada website prosiding ini.

    • 2nd Mulawarman Pharmaceuticals Conference

    1st Mulawarman Pharmaceuticals Conference

    Publikasi artikel yang telah diseminarkan pada seminar ini dapat diakses pada website prosiding ini.

    • 1st Mulawarman Pharmaceuticals Conference